Field bertanda titik emas — baris sumber dari laporan keuangan tercantum di bawah
Brand
Kategori
Model
Founder
Analisis Mendalam — Sesi Berikutnya: Bawa Laporan Keuangan untuk mengisi semua field dan mendapatkan angka yang presisi. Data omzet dari Level 1 sudah dipre-fill.
💭
Framing Sesi · Untuk Konsultan
Input P&L per bulan
Masukkan data aktual atau estimasi. Semua kalkulasi real-time — estimasi sudah sangat berguna untuk diagnosis.
Total omzet / bulan
Rp
Semua channel digabung
📄 L/R → Penjualan Bersih
COGS total
Rp
Bahan baku, produksi, packaging
📄 L/R → Harga Pokok Penjualan
Biaya operasional
Rp
Sewa, gaji, utilitas, admin
📄 L/R → Beban Usaha
Biaya marketing total
Rp
Ads, influencer, photoshoot
Total fee marketplace
Rp
Commission + voucher + ongkir
Pajak & admin bank
Rp
PPh, PPN, biaya transfer
📄 L/R → Beban Pajak
Hasil profitabilitas
Gross Profit
—
—
Gross Margin
—
Benchmark fashion: 55–70%
Net Profit
—
—
Net Margin
—
Benchmark sehat: 10–20%
Marketing % Omzet
—
Benchmark: 5–12%
MP Fee % Omzet
—
Sering lebih tinggi dari yang disadari
Waterfall biaya dari omzet
Isi data di atas
Kekuatan & ruang optimasi
Input omzet & COGS
Total omzet / bulan
Rp
COGS % dari omzet
%
Rata-rata semua produk
Distribusi & detail per channel
Shopee dan Tokopedia memiliki struktur fee yang berbeda. TikTok Shop sedang naik dengan commission kompetitif tapi butuh investasi konten.
Channel
% Omzet
Revenue
Fee %
Net Setelah Fee
Gross Contribution
Shopee
%
—
%
—
—
Tokopedia
%
—
%
—
—
TikTok Shop
%
—
%
—
—
Offline / Toko
%
—
%
—
—
Website / D2C
%
—
%
—
—
Kontribusi profit per channel
Isi data di atas
Analisis marketplace Indonesia
Isi data di atas untuk melihat analisis.
Data inventory & supply chain
Inventory adalah sumber cash drain terbesar di lifestyle brand Indonesia. Dead stock, over-order sebelum Ramadan, dan produk tidak laku setelah season adalah masalah paling umum.
COGS / bulan
Rp
Harga pokok per bulan
📄 L/R → Harga Pokok
Nilai total inventory
Rp
Semua stok di gudang + toko
📄 Neraca → Persediaan
Dead stock / slow-moving
Rp
Stok >3 bulan tidak terjual
Return dari customer / bln
Rp
Retur dari marketplace & offline
Utang ke supplier
Rp
Vendor kain, konveksi, dll
📄 Neraca → Utang Usaha
Rata-rata hari bayar supplier
hari
Tempo ke konveksi / fabric vendor
Lead time produksi
hari
Dari order bahan ke produk jadi
Omzet / bulan
Rp
Analisis inventory
Inventory Turnover
—
Berapa kali / bulan stok berputar
Days of Inventory
—
Fashion ideal: 60–90 hari
Dead Stock %
—
% inventory tidak bergerak
Return Rate
—
Benchmark online: 10–25%
Nilai Inventory Ideal
—
Berdasarkan COGS bulanan
Working Capital Terkunci
—
Inventory + dead stock
Cash Conversion Cycle
Lead Time
—
Order → produk jadi
Days Inventory
—
Stok duduk di gudang
Bayar Supplier
—
Days payable
Cash Conv. Cycle
—
Hari uang terkunci
Isi data untuk melihat insight inventory.
Input modal kerja & likuiditas
Lifestyle brand sering terjebak "ramai tapi bokek" karena working capital terkunci di inventory Lebaran yang tidak habis terjual.
Omzet / bulan
Rp
Cash di rekening operasional
Rp
Saldo rekening aktif
📄 Neraca → Kas & Setara Kas
Nilai inventory
Rp
Semua stok di gudang + toko
📄 Neraca → Persediaan
Piutang (MP settlement)
Rp
Shopee/Tokopedia settle 7–14 hari
📄 Neraca → Piutang Usaha
Utang dagang (supplier)
Rp
Vendor kain, konveksi
📄 Neraca → Utang Usaha
Deposit sewa toko
Rp
Refundable tapi terikat
Total fixed cost / bulan
Rp
Biaya yang jalan terus
Cicilan / pinjaman / bulan
Rp
KUR, pinjaman bank
Analisis likuiditas
Total Aset Lancar
—
Cash + inventory + piutang
Net Working Capital
—
Aset lancar – utang lancar
Cash Runway
—
Bulan tanpa revenue
Modal Terkunci Total
—
Inventory + deposit + piutang
Debt Service Coverage
—
Kemampuan bayar cicilan (>1.5×)
MP Settlement Lag
~14 hari
Cash dari MP tidak langsung cair
Seasonal cash flow — Indonesia
Isi data omzet dan fixed cost untuk melihat analisis seasonal.
Unit economics per SKU / kategori
Tab paling powerful — banyak founder kaget saat tahu produk "best seller" mereka ternyata margin-nya paling rendah setelah semua biaya diperhitungkan.
Omzet / bulan
Rp
Jumlah karyawan
orang
Biaya SDM / bulan
Rp
Gaji + tunjangan + BPJS
Jumlah SKU aktif
SKU
Produk yang aktif dijual
AOV (avg order value)
Rp
Nilai rata-rata per transaksi
Repeat purchase rate
%
% customer yang beli lagi
Analisis SKU performance
Revenue per SKU
—
Rata-rata per SKU / bulan
Revenue per Karyawan
—
Target lifestyle brand: Rp15–30jt
Est. Jumlah Transaksi
—
Berdasarkan AOV
Customer Lifetime Value
—
Estimasi nilai per customer loyal
SKU Productivity Score
—
Apakah terlalu banyak SKU?
Pareto 80/20 Revenue
—
Est. SKU yang hasilkan 80% omzet
Indonesia-specific: Ramadan & seasonal impact
Isi data AOV dan omzet untuk melihat analisis seasonal.
CAC vs CLV — apakah akuisisi customer profitable?
Biaya marketing / bulan
Rp
New customer / bulan
orang
Avg customer tenure
bulan
Customer Acquisition Cost
—
Biaya dapatkan 1 customer baru
Estimated CLV
—
AOV × frekuensi × tenure
CLV : CAC Ratio
—
Target minimal 3:1
Lifestyle Brand Health Assessment
10 dimensi dirancang khusus untuk lifestyle & consumer brand Indonesia. Score ini adalah peta — bukan penilaian. Diisi bersama founder di akhir sesi.
Brand Business Health Score™
—/100
Isi semua parameter di atas
Score akan muncul setelah semua dimensi diisi.
Kekuatan brand ini
Ruang terbesar untuk tumbuh
3 Langkah Prioritas Minggu Ini
Dibangkitkan dari metrik terburuk sesi ini. Klik teks untuk edit — tambah atau kurangi sebelum cetak PDF.
Lengkapi tab Profitabilitas dulu untuk melihat rekomendasi otomatis.
TMP Business Clarity Session™ · Lifestyle & Consumer Brand · tmpconsulting.id Data bersifat rahasia dan hanya untuk keperluan sesi konsultasi.
Generate TMP Lifestyle Brand Clarity Report™ Download PDF dengan semua analisis, benchmark Indonesia, dan rekomendasi dari sesi ini.
Business Clarity Session™
F&B · Indonesia Market
CONFIDENTIAL
Field bertanda titik emas dapat diisi langsung dari laporan keuangan
Brand
Tipe
Founder
Analisis Mendalam — Sesi Berikutnya: Bawa Laporan Keuangan untuk analisis prime cost, platform delivery, dan break-even yang presisi.
💭
Framing Sesi · Untuk Konsultan
Input P&L per bulan
Masukkan data aktual atau estimasi. Prime Cost (Food + Labor) adalah metrik terpenting di F&B — banyak operator tidak menghitungnya secara eksplisit.
Pendapatan / bulan
Rp
Semua channel — dine-in + delivery
📄 L/R → Total Penjualan
Food Cost (Bahan Baku)
Rp
Benchmark cafe: 28–35%
📄 L/R → Beban Bahan Baku
Labor Cost (Gaji Total)
Rp
Benchmark cafe: 25–35%
📄 L/R → Beban Gaji & Upah
Biaya Sewa
Rp
Benchmark sehat: 8–12%
📄 L/R → Beban Sewa
Biaya Operasional Lain
Rp
Utilitas, maintenance, supplies
📄 L/R → Beban Umum
Fee Platform Delivery
Rp
GoFood + GrabFood + ShopeeFood
Biaya Marketing
Rp
Konten, ads, kolaborasi
Pajak & Admin
Rp
PPh, PPN, bank admin
Prime Cost — metrik utama F&B
Isi data pendapatan, food cost, dan labor cost di atas.
Breakdown profitabilitas
Gross Margin
—
Setelah food cost
Net Profit
—
—
Net Margin
—
Benchmark F&B: 10–20%
Platform Fee % Rev
—
Berapa revenue yang terpotong
Biaya Sewa % Rev
—
Benchmark sehat: 8–12%
Food Cost %
—
Benchmark cafe: 28–35%
Waterfall dari pendapatan
Isi data di atas
Diagnosis & insight
Input pendapatan & food cost
Pendapatan / bulan
Rp
Food Cost % rata-rata
%
Untuk kalkulasi gross per channel
Distribusi & detail per channel
GoFood & GrabFood memotong 20–30% dari setiap transaksi. Artinya setiap Rp 100.000 order di GoFood, kamu menerima Rp 70.000–80.000 — sebelum food cost.
Channel
% Pendapatan
Revenue
Fee %
Net Setelah Fee
Gross Contribution
GoFood
%
—
%
—
—
GrabFood
%
—
%
—
—
ShopeeFood
%
—
%
—
—
Dine-in Langsung
%
—
%
—
—
WA / Own Channel
%
—
%
—
—
Gross contribution per channel
Isi data di atas
Shock number — platform delivery
Isi data untuk melihat angka.
Isi data untuk melihat analisis.
Data operasional harian
Break-even jumlah pelanggan per hari adalah angka yang harus diketahui setiap operator F&B. Berapa pelanggan / transaksi minimum yang harus terjadi setiap hari agar bisnis tidak rugi?
Pendapatan / bulan
Rp
Jumlah kursi / kapasitas
kursi
Total kapasitas dine-in
Rata-rata jumlah pelanggan / hari
covers
Aktual rata-rata per hari buka
Jam operasional / hari
jam
Total jam buka per hari
Hari buka / bulan
hari
ATV (avg transaction)
Rp
Nilai rata-rata per cover / order
Total fixed cost / bulan
Rp
Semua biaya yang tetap berjalan
Food Cost %
%
Untuk kalkulasi break-even
Estimasi food waste
%
% bahan baku tidak terjual / terbuang
Break-even covers per hari
Isi data di atas
Utilisasi & revenue per seat
Seat Utilization
—
Target: >55% konsisten
Revenue per Seat / Bln
—
Total rev ÷ jumlah kursi
Revenue per Hari
—
Rata-rata per hari buka
Kerugian Food Waste
—
Estimasi per bulan
Table Turns (Est.)
—
Per hari, dine-in
Covers / Seat / Bulan
—
Produktivitas per kursi
Modal kerja & likuiditas F&B
F&B punya cash cycle lebih cepat dari retail, tapi tetap rentan: vendor perlu dibayar sementara GoFood/GrabFood settlement butuh 7–14 hari.
Pendapatan / bulan
Rp
Cash operasional
Rp
Saldo rekening aktif
📄 Neraca → Kas & Setara Kas
Utang supplier / vendor
Rp
Bahan baku, laundry, supplies
📄 Neraca → Utang Usaha
Piutang platform (settlement)
Rp
GrabFood/GoFood belum cair
Deposit sewa + uang muka
Rp
Terikat selama kontrak
Total fixed cost / bulan
Rp
Biaya operasi bulanan tetap
Cicilan / pinjaman / bulan
Rp
KUR, bank, investor loan
Analisis likuiditas
Total Aset Lancar
—
Cash + piutang platform
Net Working Capital
—
Aset lancar – utang lancar
Cash Runway
—
Bulan tanpa revenue
Modal Terkunci
—
Deposit + piutang platform
Debt Service Coverage
—
Kemampuan bayar cicilan (>1.5×)
Platform Settlement Lag
7–14 hari
Cash dari delivery belum cair
Unit economics per cover / transaksi
Revenue per karyawan dan CLV di F&B sangat berbeda dengan retail. Target revenue per karyawan untuk cafe yang sehat: Rp 10–20 juta per orang per bulan.
Pendapatan / bulan
Rp
Jumlah karyawan total
orang
Rata-rata belanja per pelanggan / order
Rp
Rata-rata nilai per transaksi
Total jumlah pelanggan / bulan
covers
Repeat visit rate
%
% customer yang kembali
Biaya marketing / bulan
Rp
New customer / bulan
orang
Avg customer tenure
bulan
Revenue per Karyawan
—
Target cafe: Rp 10–20jt/orang
Revenue per Cover
—
Efisiensi per transaksi
Customer Acquisition Cost
—
Biaya per new customer
Customer Lifetime Value
—
Estimasi nilai per customer loyal
CLV : CAC Ratio
—
Target minimal 3:1
Est. Jumlah Covers / Hari
—
Rata-rata dari data bulanan
F&B Business Health Assessment
10 dimensi dirancang khusus untuk operasional F&B Indonesia. Diisi bersama founder/operator di akhir sesi.
F&B Business Health Score™
—/100
Isi semua parameter di atas
Score akan muncul setelah semua dimensi diisi.
Kekuatan operasional
Prioritas perbaikan
3 Langkah Prioritas Minggu Ini
Dibangkitkan dari metrik terburuk sesi ini. Klik teks untuk edit sebelum cetak PDF.
Lengkapi tab Profitabilitas dulu untuk melihat rekomendasi otomatis.
TMP Business Clarity Session™ · F&B Module · tmpconsulting.id
Generate TMP F&B Clarity Report™ Download PDF dengan analisis prime cost, platform delivery, dan rekomendasi dari sesi ini.
Business Clarity Session™
Professional Services · Indonesia Market
CONFIDENTIAL
Field bertanda titik emas dapat diisi langsung dari laporan keuangan
Nama Firma
Tipe
Principal
Analisis Mendalam — Sesi Berikutnya: Bawa data billing dan laporan keuangan untuk analisis utilisasi, DSO, dan pipeline yang akurat.
💭
Framing Sesi · Untuk Konsultan
Input P&L per bulan
Fee income adalah pendapatan dari semua klien. Direct project cost adalah biaya yang timbul langsung dari pengerjaan proyek — bukan gaji tim internal.
Fee Income / bulan
Rp
Total honorarium & project fee
📄 L/R → Pendapatan Jasa
Direct Project Cost
Rp
Freelancer, subkon, travel, tools
📄 L/R → Biaya Langsung
Gaji & HR Total
Rp
Gaji, tunjangan, BPJS seluruh tim
📄 L/R → Beban Gaji
Overhead / Operasional
Rp
Sewa, utilitas, langganan SaaS
📄 L/R → Beban Umum
Biaya Business Development
Rp
Pitch, networking, proposal prep
Pajak & Admin
Rp
PPh, PPN, admin bank
Jumlah staf billable
orang
Staff yang langsung generate fee
Isi data fee income dan jumlah staf billable di atas.
Breakdown profitabilitas
Gross Profit
—
Setelah direct project cost
Gross Margin
—
Benchmark consulting: 60–75%
Net Profit
—
—
Net Margin
—
Benchmark sehat: 15–30%
BD Cost % Revenue
—
Benchmark efisien: 3–8%
Revenue per Head
—
Benchmark / bulan
Waterfall dari fee income
Isi data di atas
Diagnosis & peluang
Data kapasitas tim
Utilisasi adalah metrik paling penting di professional services. Utilisasi 70% = 70% dari jam yang tersedia sudah ditagih ke klien. Sisanya adalah potensi revenue yang tidak termonetisasi.
Jumlah staf billable
orang
Yang langsung generate fee income
Hari kerja / bulan
hari
Jam kerja / hari
jam
Standard rate / jam (rata-rata)
Rp
Rata-rata rate semua level staf
Fee income aktual / bulan
Rp
Revenue aktual yang ditagih
Utilisasi aktual vs target
Isi data kapasitas dan fee income untuk melihat utilisasi.
Detail kapasitas tim
Total Jam Tersedia
—
Per bulan seluruh tim
Jam Tertagih (Est.)
—
Berdasarkan revenue aktual
Jam Tidak Terpakai
—
Jam yang tidak termonetisasi
Potensi Revenue Total
—
Jika 100% tertagih
Revenue @ Target 70%
—
Target utilisasi benchmark
Revenue Melayang / Bln
—
Jarak ke target utilisasi
Data piutang & aging
DSO (Days Sales Outstanding) adalah berapa hari rata-rata invoice kamu terbayar. Di Indonesia, 30–45 hari adalah sehat. 60+ hari mulai menekan cash flow. 90+ hari = potensi piutang macet.
Fee income / bulan
Rp
Cash operasional
Rp
Saldo rekening aktif
Biaya operasional / bulan
Rp
Total pengeluaran bulanan
Terms yang diberikan ke klien
hari
Aging piutang (masukkan nilai aktual)
0–30 hari
Rp
Invoice baru — normal
31–60 hari
Rp
Perlu follow up
61–90 hari
Rp
Terlambat — follow up aktif
90+ hari
Rp
Berisiko — eskalasi perlu
Isi data piutang untuk melihat visualisasi aging.
Analisis likuiditas
DSO (Days Sales Outstanding)
—
Benchmark sehat: 30–45 hari
Total Piutang (AR)
—
Semua outstanding invoice
Cash Runway
—
Bulan dengan cash saat ini
AR Berisiko (90+ hr)
—
Potensi piutang macet
Revenue mix & predictability
Retainer memberikan predictability — kamu tahu berapa minimum revenue bulan depan. Project memberikan margin yang lebih tinggi. Mix yang ideal: 30–50% retainer sebagai "base", sisanya project.
Fee income / bulan
Rp
Retainer / MRR (recurring)
Rp
Kontrak bulanan yang terjamin
Nilai total pipeline (proyek)
Rp
Semua proyek yang sedang dipitching
Win rate (%)
%
% proposal yang menang
Jumlah klien aktif
klien
Revenue dari 3 klien terbesar
%
Konsentrasi risiko klien
Avg durasi proyek
bulan
Isi data retainer dan fee income.
Monthly Recurring Revenue
—
Revenue yang dijamin per bulan
Pipeline Coverage
—
Pipeline ÷ fee income (target >3×)
Expected Win / Bulan
—
Win rate × pipeline ÷ durasi
Konsentrasi Klien
—
% revenue dari top 3 klien
Unit economics per klien
Di professional services, churn satu klien besar bisa berdampak sangat signifikan. CLV per klien dan biaya akuisisi klien baru adalah metrik yang sering tidak dihitung secara eksplisit.
Fee income / bulan
Rp
Jumlah klien aktif
klien
Client retention rate
%
% klien yang perpanjang / kembali
Total biaya BD / bulan
Rp
Klien baru per bulan (rata)
klien
Rata-rata tenure klien
bulan
Revenue per Klien / Bln
—
Rata-rata nilai per klien
Client Lifetime Value
—
Rev/klien × retention × tenure
Client Acquisition Cost
—
BD cost ÷ new clients
CLV : CAC Ratio
—
Target minimal 5:1 untuk services
Churn Rate (est.)
—
% klien tidak perpanjang / tahun
Revenue at Risk / Bln
—
Jika 1 klien terbesar churn
Professional Services Health Assessment
10 dimensi dirancang untuk advisory firm, firma hukum, creative agency, dan IT services di Indonesia. Diisi bersama founder/principal di akhir sesi.
Professional Services Health Score™
—/100
Isi semua parameter di atas
Score akan muncul setelah semua dimensi diisi.
Kekuatan firma
Prioritas perbaikan
3 Langkah Prioritas Minggu Ini
Dibangkitkan dari metrik terburuk sesi ini. Klik teks untuk edit sebelum cetak PDF.
Lengkapi tab Fee & Margin dulu untuk melihat rekomendasi otomatis.
TMP Business Clarity Session™ · Professional Services Module · tmpconsulting.id
Generate TMP Professional Services Clarity Report™ Download PDF dengan analisis utilisasi tim, pipeline, dan rekomendasi dari sesi ini.
Business Health Snapshot™
Level 1 · Diagnosa Kilat
CONFIDENTIAL
Retail / Consumer Brand · Level 1
Diagnosa Kilat — 5 estimasi, 4 insight
Tidak perlu angka presisi. Estimasi yang jujur sudah cukup untuk melihat 4 area paling penting di bisnis ini — dan apa yang bisa terungkap dengan Laporan Keuangan.
Omzet per bulan estimasi
Rp
Estimasi COGS / biaya produk HPP · opsional
Rp
Total per bulan untuk semua produk — bukan per produk. Yaitu harga beli / biaya produksi barang yang terjual bulan itu, mengikuti periode omzet di atas.
Total pengeluaran per bulan semua digabung
Rp
Semua uang keluar per bulan, termasuk COGS di atas — plus gaji, sewa, listrik, marketing, ongkir, biaya platform, dan lain-lain.
% penjualan via marketplace Shopee/Toped/TikTok
%
Jumlah karyawan opsional · untuk benchmark pasar
orang
Tidak dipakai untuk menilai produktivitas bisnis retail — hanya masuk ke pembanding pasar TMP.
4 insight akan muncul satu per satu — konsultan mengontrol pace presentasi
F&B · Level 1
Diagnosa Kilat — 6 estimasi, 5 insight
Tidak perlu angka presisi dari laporan keuangan. Estimasi yang jujur sudah cukup untuk melihat kondisi bisnis F&B ini dari 5 sudut pandang paling penting.
Pendapatan per bulan estimasi
Rp
Estimasi food cost / bahan baku opsional
Rp
Total belanja bahan baku per bulan — bukan per menu. Mengikuti periode pendapatan di atas.
Total pengeluaran per bulan
Rp
Semua uang keluar per bulan, termasuk bahan baku di atas — plus gaji, sewa, listrik, marketing, dan biaya platform delivery.
% dari delivery platform GoFood/GrabFood/dll
%
Jumlah karyawan total
orang
Rata-rata nilai per transaksi (ATV) opsional
Rp
5 insight akan muncul satu per satu — konsultan mengontrol pace presentasi
Professional Services · Level 1
Diagnosa Kilat — 6 estimasi, 5 insight
Tidak perlu data billing detail. Estimasi yang jujur sudah cukup untuk melihat 5 area kritis di firma ini.
Fee income per bulan estimasi
Rp
Biaya langsung layanan langganan software, tools, subkontraktor · opsional
Rp
Total per bulan — biaya yang menempel langsung ke pengerjaan project, bukan per project. Mengikuti periode fee income di atas.
Total pengeluaran per bulan semua digabung
Rp
Semua uang keluar per bulan, termasuk biaya langsung di atas — plus gaji tim, sewa, utilitas, dan biaya admin.
Jumlah staf billable
orang
% revenue dari retainer / kontrak tetap
%
Rata-rata hari invoice terbayar estimasi
hari
5 insight akan muncul satu per satu — konsultan mengontrol pace presentasi
Welcome to
TMP Business Clarity Sessions
Business Clarity Session™
Sebelum Mulai
Anda masuk sebagai siapa?
🏪
Pemilik Bisnis
Mulai sesi Diagnosa Kilat untuk bisnis Anda — gratis, ±5 menit
0 leads tersimpanData tersimpan di browser ini · Sinkron ke Google Sheets saat PDF dibuat
Consultant Area
Masuk dengan PIN pribadi Anda — progress training mengikuti akun Anda di device mana pun.
Investor & Bank Readiness
Checklist kelengkapan sebelum due diligence dimulai
A · Kelengkapan Legalitas
Akta pendirian & perubahan terakhir
Pastikan susunan pemegang saham & direksi terkini sesuai kondisi aktual
NPWP Perusahaan
Wajib ada untuk semua transaksi dengan investor dan bank
NIB (OSS) — aktif
Cek status aktif di oss.go.id — investor sering minta screenshot status
BPOM / SNI / Sertifikat Halal
Wajib untuk F&B dan produk konsumen — pembeda signifikan di mata investor
Merek terdaftar (DJKI/HKI)
Investor hampir selalu tanya ini di consumer brand dan F&B — lindungi IP sebelum raise
Shareholders Agreement (SHA)
Kritis jika ada co-founder — investor ingin lihat struktur kepemilikan yang jelas
Perjanjian kerja karyawan kunci
Termasuk NDA dan klausul non-compete untuk posisi sensitif
B · Kesiapan Perpajakan
SPT Tahunan Badan — 3 tahun terakhir
Investor dan bank selalu minta bukti lapor 3 tahun. Tunggakan adalah deal-breaker
SPT PPN bulanan — 12 bulan terakhir
Pastikan nihil gap atau keterlambatan pelaporan
Bupot PPh 21 / 23 / 26 — tertib
Pemotongan dan pelaporan harus sesuai untuk setiap kategori pembayaran
Coretax DJP — sudah migrasi
Sistem wajib DJP — proses migrasi bisa mempengaruhi timeline due diligence
Tidak ada sengketa pajak aktif
Sengketa pajak aktif hampir selalu menghambat atau membatalkan deal
Tax clearance letter (SKF) dari DJP
Perlu diurus jika investor minta konfirmasi resmi status kepatuhan pajak
⚠ Ada item perpajakan yang perlu diselesaikan. Investor hampir selalu minta clean tax record minimal 3 tahun sebelum deal dilanjutkan. TMP dapat membantu rectifikasi sebelum due diligence dimulai.
C · Kebutuhan Laporan Keuangan
Compilation
Seed round, KUR bank, investor awal yang belum minta audit penuh
Review
Pre-Series A, bank komersial, investor yang ingin assurance lebih dari compilation
Audit
Series A ke atas, IPO prep, OJK-regulated entities, pinjol/P2P, PKPU
Kelengkapan dokumen internal
Laporan L/R 3 tahun terakhir
Neraca (Balance Sheet) 3 tahun terakhir
Rekening koran 12 bulan
Dokumen pendukung transaksi material
Daftar aset tetap & depresiasi
Sistem pencatatan saat ini
Xero
Accurate
Jurnal.id
Excel / Google Sheets
Manual / Buku
ℹ️ Proses audit dan review akan lebih lama dan lebih mahal jika pencatatan masih berbasis Excel atau manual. TMP dapat membantu migrasi ke Xero atau Accurate sebelum proses dimulai.